Home arrow Guru arrow Gharwang Rpc arrow Gharwang XI
 
 

Utama
Home
Zurmang Kagyud
Tentang Zurmang
Guru
Monastri
Pusat Dharma
Ajaran
Acara
Jadwal Acara
Kegiatan Rpc
GrandPuja
Puja
Rupa-Rupa
Lain-Lain
SlideShow
Galeri
Videos
Bursa
Berita
Links
Hubungi Kami
Sitemap
Chat
Jonhson

Yulia

Ferry

** Jika anda menganggap Guru anda sebagai seorang Buddha, maka anda akan memperoleh berkah dari seorang Buddha ** Jika anda menganggap Guru anda sebagai seorang Bodhisatva, maka anda akan memperoleh berkah dari seorang Bodhisatva ** Jika anda menganggap Guru anda sebagai seorang teman, maka anda hanya akan memperoleh berkah dari seorang teman **

Gharwang 11 PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh: Karma Tashi Wangmo   
Sunday, 13 January 2008

Zurmang Gharwang XI - Cho Kyong Dorje

Gharwang 11Zurmang Gharwang Tulku XI dilahirkan di kota Riwochi, pada keluarga Samdhong Chang yang cukup ternama. Ayahnya bernama Samdhong Trukpa, menteri di daerah itu. Sedangkan ibunyg, Yeshe Tsuldron dikenal sebagai praktisi agama yang ahli.

Pengenalan identitas dari Zurmang Gharwang XI ini dilakukan oleh Yang Mulia Gyalwa Karmapa XVI, pada waktu beliau masih berumur 8 tahun.

Dinyatakan bahwa Zurmang Tenga Tulku XI (salah satu pemimpin di Zurmang Kagyud) mendekati Karmapa XVI yang masih kanak-kanak yang pada saat itu sedang bermain dengan gembiranya di halaman rumah dan kemudian dengan penuh rasa hormat, ia meminta petunjuk dari si kecil Karmapa ini mengenai tanda-tanda yang muncul menyertai kelahiran dari Gharwang XI. Yang Mulia Gyalwa Karmapa XVI lalu menghentikan permainannya dan menggambarkan sebuah peta secara mendetail di tanah, sebagai tempat penemuan yang berhasil dari Gharwang muda.

Gharwang 11Latihan utama dari Zurmang Gharwang XI adlaah Manjushri 4 lengan dan Pelindung Yamantaka. Ia adalah murid dekat dari Jamgon Kontrul Rinpoche II, dan juga pelaku ritus upacara pemakaman dari Kontrul tersebut.

Selama tahun 1956 dan 1957, Zurmang Gharwang XI nalurinya merasakan bahwa akan ada suatu perubahan yang drastis di lingkungan masyarakat Tibet. Ia kemudian memberikan pengajaran dengan tak mengenal lelah dan juga memberikan inisiasi di banyak tempat demi keselamatan semua umat.

patungPada saat situasi semakin memburuk, ia mempercayakan kepada ibunya sebuah patung Zhambala yang merupakan salah satu dari kumpulan harta benda Terton yang sangat indah dan tidak ternilai harganya, yang dibuat oleh tangan-tangan dewa. Ia meminta agar ibunya melakukan puja bakti terhadap Zhambala, dan juga menjanjikan bahwa dewa Zhambala akan memberkati dan melindunginya. Tak lama kemudian, ketika ia mulai merasa bahwa ia tidak akan dapat lagi memenuhi semua pengharapannya, ia memutuskan untuk meninggalkan tubuhnya, dan berjanji akan kembali lagi pada inkarnasi berikutnya di masa yang lebih baik

Patung Zhambala itu kemudian tetap dijaga penuh oleh salah satu pelayan dari ibunya, yang telah meninggal pad masa itu. Dan dengan penuh keajaiban, patung itu telah dikembalikan kepada Zurmang Gharwang Rinpoche XII pada saat kunjungannya ke Zurmang Monastri pada musim panas tahun 1991.

[ Views : 773 ]

 

Update terakhir ( Tuesday, 25 November 2008 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Qoutes
Quotes by H.E. Zurmang Gharwang Rinpoche XII

 
© 2012 Zurmang Kagyud Indonesia
BEST view with : Mozilla's FIREFOX [ Download FireFox ]